← Kembali ke Ruang Keilmuan
Lainnya

Ilmu Tajwid: Hukum Qalqalah (Memantul) - Sugra dan Kubra

قُطْبُ جَدٍّ

"Huruf-huruf qalqalah terhimpun dalam kalimat: Quthbu Jaddin (ق، ط، ب، ج، د)"

Qalqalah artinya memantulkan suara huruf karena makhrajnya tertutup rapat saat sukun.

Huruf Qalqalah ada 5: Qaf (ق), Tha (ط), Ba (ب), Jim (ج), Dal (د) [Singkatan: BAJU DI TOKO / QUTHBU JAD].

Pembagian Qalqalah:

1. QALQALAH SUGRA (قلقلة صغرى - Pantulan Kecil)

- Terjadi apabila huruf qalqalah berharakat sukun asli di tengah-tengah kata/kalimat.

- Cara baca: Memantul secara ringan dan tidak berlebihan, langsung menyambung ke huruf berikutnya.

- Contoh: يَقْطَعُونَ (Yaq-tha'uuna), يَطْمَعُ (Yath-ma'u), أَبْصَارِهِمْ (Ab-shaarihim), تَجْرِي (Taj-rii), يَدْخُلُونَ (Yad-khuluuna).
2. QALQALAH KUBRA (قلقلة كبرى - Pantulan Besar)

- Terjadi apabila huruf qalqalah berada di akhir ayat atau diwaqafkan (disukunkan karena berhenti).

- Cara baca: Pantulan lebih kuat, tebal, dan jelas terdengar.

- Contoh: قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (Qul huwallahu ahad*), الْفَلَقِ (Al-falaq*), كَسَبَ (Kasab*).
3. QALQALAH AKBAR (قلقلة أكبر - Khusus Huruf Bertasydid saat Waqaf)

- Terjadi jika huruf qalqalah bertasydid di akhir kata lalu diwaqafkan.

- Cara baca: Ditekan terlebih dahulu sejenak baru kemudian dipantulkan dengan mantap.

- Contoh: تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ (Watabb*), بِالْحَقِّ (Bil-haqq*).
📚 Kitab / Rujukan Referensi: Kitab Al-Jazariyyah - Imam Ibnul Jazari